Translate / TERJEMAHKAN

Senin, 09 Mei 2022

KENDARAAN LISTRIK

Kendaraan (dari bahasa Latin : vehiculum) adalah mesin yang dapat mengangkut orang atau kargo . Kendaraan tersebut antara lain gerobak , sepeda , kendaraan bermotor (sepeda motor, mobil, truk, bus ), kendaraan rel ( kereta api, trem ), perahu ( kapal , perahu , kendaraan bawah air ), kendaraan amfibi (kendaraan ulir, hovercraft ), pesawat terbang ( pesawat terbang, helikopter, aerostat ) dan pesawat ruang angkasa .

Sebagaimana kendaraan pada umumnya digunakan pada mode transportasi darat, laut, udara dan luar angkasa. 

Sedangkan kendaraan listrik secara definitif sederhananya "Kendaraan Listrik" dibekali dengan mesin motor listrik dan sumber tenaga listrik (bisanya baterai, accu, panel surya, maupun generator listrik). 

Kendaran listrik juga dapat digabungkan dengan mesin penghasil tenaga lainnya, yang disebut hybrite (yaitu : selain ditenagai listrik, juga ditenaga lainnya biasanya bahan bakar minyak [fosil dan biodiesel]).

Secara umum pengembangan kendaran listrik komersial dimulai dari sepeda listrik, sepeda motor listrik, dan mobil listrik. Yang semua itu mode transportasi darat. 

Sedangkan kendaraan listrik mode transportasi laut, udara, dan luar angkasa jarang atau belum dikomersialkan  atau diperdagangkan secara umum. 

Walaupun demikian beberapa kendaraan laut misi khusus bisa menggunakan listrik atau pun hybrite. Misalnya, kapal selam diesel elektrik, kapal selam elektrik punya keuntungan bisa bergerak secara senyap karena tidak menimbulkan suara bising. Juga kapal selam tenaga nuklir untuk mengubah ke generator listrik lalu menghasilkan listrik yang diinginkan untuk menggerakkan motor listrik dan balang-baling.

Demikian pula kendaraan udara, yaitu : pesawat terbang, helikopter, dan drone, bisa ditenagai oleh listrik namun ditinjau dari berat, efektifitas dan efisiensi pada waktu ini belum optimal karena ukuran baterai besar dan berat sehingga kurang disarankan utuk jarak tempuh, kecepatan, dan kapasitas muatan yang besar.

Beberapa pesawat eksperimental ditenagai panel surya, tentunya membutuhkan rentangan sayap yang panjang dan lebar agar luas penampang panel surya cukup menyerap energi surya diubah ke energi listrik untuk menggerakkan balang-baling pesawat.

Untuk pesawat luar angkasa dan satelit bisa ditenagai listrik berupa panel surya dan baterai penyimpanan tenaga listrik. Secara kecepatan sangat rendah, karena listrik diubah menjadi tenaga dorong ion atau electron gun dengan daya listrik yang relatif rendah.

Namun, di luar angka gravitasi nol cukuplah tenaga dorong ion mau pun electron gun sudah memadai karena percepatan bisa diperoleh beberapa waktu setelah mesin dihidupkan serta daya dorong dengan momentum akan terus bekerja bila dalam kondisi gravitasi nol. 

Tentu saja, harus menghindari obyek gravitasi yang besar agar dapat diperoleh kecepatan maksimal. Misalnya, planet, matahari, bulan, dll.

Atau dengan cara lain (bila terjebak medan gravitasi) memanfaatkan gaya sentrifugal obyek gravitasi besar untuk berputar-putar (memutari) sebagai satelit lalu melontarkan diri keluar medan gravitasi dari obyek tersebut sehingga diperoleh kecepatan yang cukup untuk mengarungi luar angkasa. 

Jadi kesimpulannya semua kendaraan listrik ditenagai oleh tenaga listrik sebagai asupan energi yang bisa dihasil dari panel surya (SOLAR CELL), generator listrik, maupun yang disimpan dalam accumulator atau baterai untuk menggerakkan motor listrik sebagai sistem propulsi menghasilkan daya dorong kendaraan pada mode transportasi darat, air, dan udara. Dan pada kendaraan luar angkasan sistem pendorong (propulsi) bisa memakai ion, electron gun,  EmDrive (electromagnetic drive propultion), dll. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KENDARAAN DARAT LISTRIK

Secera umum "Kendaraan Darat" diklasifikasikan secara luas berdasarkan apa yang digunakan untuk menerapkan gaya kemudi dan pengger...